Home > dinullah, hukum Allah > “Si Bathil” dan “Si Haq” gimana sih menurut Allah??

“Si Bathil” dan “Si Haq” gimana sih menurut Allah??

Kemarin…,.. hari ini… gunung-gunung saling berbenturan….bumi pun mulai gelisah akibat ulah gunung-gunung itu yang tiada hentinya saling berbenturan..sehingga menyebabkan langit menjadi pecah…mereka berpecah pendapat dengan melakukan vote…terhadap opsi-opsi yg disajikan…, lantas adakah yg dapat menjamin ketentraman akan datang, kesejahteraan akan datang dengan perpecahan itu…bukankah Allah sendiri sangat membenci perpecahan semacam itu…QS. 30/31-32…

QS. 30/31-32 “31. dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, 32. yaitu orang-orang yang memecah-belah dien mereka[1169] dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.”

dan bukankah Allah mengajarkan kita untuk tunduk patuh hanya kepada Allah, rasulnya dan para pemimpin diantara org-org mukmin(ulil amri) dan jika terjadi perpecahan di antar kamu bukankah Allah mengejarkan agar segala sesuatunya dikembalikan kepada Allah dan rasulnya QS. 4/59 ..tentu saja bukan serta merta dengan….”…neeehhhh Allah,…neeeh rasul…..gue serahin ke lu semua deh….masalahnya, coba diselesaikan..”, sambil ngarep ..dan merasa-rasa…bakalan kedatangan petunjuk dari Allah langsung…dari langit jedderrrrrrrrrrrrrrrr !!!! (ngaur mode on).

Berikut kutipan QS. 4/59 “Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.”

Yah…seharusnya gitu kata Allah..tapi koq gunung-gunung itu…lebih cenderung mengedepankan hawa nafsu dia yah…QS.45/23?? masing-masing sibuk membentuk opininya..yg sesat dan jelas-jelas ga ada benernya sedikit pun di mata Allah dan siap-siap menjadikannya lahar yg kemudian akan dimuntahkan…sehingga menambah panasnya situasi saat itu….”dasar gwoblok…udah panas malah makin dipanas-panasin ngawurrrrr neh gunung….”

Tetapi itulah fitrah penciptaan alam dan seisinya beserta manusia…semuanya akan tetap kepada fitrah itu tidak ada perubahan sedikit pun….

Qs.30./30 “30. Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada peubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui[1168]”

….tidak ada perlakuan spesial bagi siapa saja, baik bagi gunung-gunung itu,..bagi bumi…dan bagi siapapun yg merasa ciptaan Allah…. Allah telah memberikan pilihan bagi hamba-hambanya…tiada paksaan sedikit pun mau sistem jahiliyah…atau mau sistemnya Allah..

QS.5/50 “50. Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ?”

Sebetulnya perjalanan kehidupan ini adalah skenario yang telah Allah tetapkan di dalam kitab-kitabnya, yang salah satunya tentu saja adalah Al-Qur’an, maka sangat memungkinkan jika sebagian besar manusia akan memerankan atau melakonkan peran sebagai “Si Bathil” dan sebahagian lagi akan memerankan peran sebagai “Si Haq”, lah…lantas aku yang mana ..??? Gampang…check it out at your hollybook..and don’t ever felt if you are in the right way before u check it out how the truth…gitu kata guru bhs inggris saya…

lahhh apa hubungannya dengan gunung-gunung yang saling berbenturan itu…?? tentu saja semua itu saling terkait sebab jika “Si Bathil” yg berberan sebagaii gunung..maka apapun ceritanya, pasti hasil yg diperoleh dan diusahakan oleh gunung itu adalah bentuk kebathilan…yang menyebabkan perpecahan pendapat,…yang telah membuat langit terbelah…, yang menyebabkan bumi merana.. akibat bentuk-bentuk kebathilan yg diperbuat oleh si gunung..”..bayangin aja 6,7 T lenyap ditelan oleh perut gunung…” lantas apakah “Si Bathil” bakal kenyang dengan 6,7 T gak bakal….!!!! yang ada “si Bathil” bakal ngulah lagi …dan ulah “Si Bathil” itu merupakan bagian dari rencana Allah juga dalam rangka menghancurkan “Si Bathil” dan pengikutnya… agar segera digantikan dengan “Si Haq”, apa iya yah..azab Allah ga sampai disitu aja..??? ya iyahlah….kalee… QS. 78/27-30

“27. Sesungguhnya mereka tidak berharap (takut) kepada hisab,”
“28. dan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dengan sesungguh- sungguhnya.”
“29. Dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu kitab[1548]”
“30. Karena itu rasakanlah. Dan Kami sekali-kali tidak akan menambah kepada kamu selain daripada azab.”

di ayat 30 secara jelas Allah memberi peringatannya bahkan “Si Bathil” pake acara disuguhin lagi sama Allah…., lalu diayat 27 dan 28 merupakan penyebabnya,…karena “Si Bathil” sesungguhnya tidak takut dengan “yaumul qiyamah” bahwa kelak dia dan para pengikutnya akan dihisab oleh para malaikat-mailaikat Allah … dan sesungguhnya “Si Bathil” dan para pengikutnya telah mendustakan ayat-ayat allah dengan bersungguh-sungguh…”udah tau bener…malah ngotot bilang itu salah..pake urat lagi…mentang-mentang doi kerjanya mikul kitab.., tapi koq masih kaga ngarti juga ya…?? padahal udah dijelasin baik-baik pake kitab dia juga..,..didudukin baik-baik..biar bisa ngarti…, “ngarti sih iyah cuman doi gengsinya ketinggian kek gunung”… tapi koq modelnya persis keledai yg lagi mikul kitab yah??”

yah..mau gimana lagi itulah nilai yang pantas bagi orang-orang yg cenderung mengedepankan hawa nafsunya (An-Naffs)-nya, Allah menyesetakan mereka sesesat-sesatnya berdasarkan ilmunya, disebabkan oleh kesombongannya..keangkuhannya..yang cenderung meresa berkecukupan dalam hal ilmu….bahkan mereka pada umumnya melihat figur..melihat atribut..

Semoga saja tulisan ini dapat mengetuk kesadaran kita didalam menyikapi kitab-kitab Allah sebagai petunjuk hidup dan perlu saudara sadari bahwa tidak ada satu pun yang dapat menyelamatkan kita selain segala sesuatunya dikembalikan kepada Allah dan Rasulnya…Sebab Rasulullah Muhammad sendiri telah bernubuah/meramalkan di dalam Qs. 25/30 bahwa kelak kaumnya akan menjadikan Al-Qur’an menjadi sesuatu yang tidak dipedulikan lagi…dan ditambah penjelasan di Qs 6/116 Allah telah dengan jelas memperingati bagi kita semua yang punya kebiasaan menentukan sesuatu itu bernilai benar dengan melihat pilhan terbanyak (vote), ataukah dengan melihat figur seseorang…maka niscaya mereka akan menyesatkanmu…

“116. Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah)[500]. ”

…demikian kata Allah, disebabkan mereka hanya mengikuti persangkaan belaka dengan mengira-ngira,..merasa-rasa..meraba-raba… dan mereka hanyalah berdusta demi tendensi pribadi mereka yang terselubung….., yang seharusnya mereka mendudukkan Al-Qur’an sesuai dengan fungsinya Qs. 2/185…

Salam,
Bask

Categories: dinullah, hukum Allah
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: