Home > dinullah, hukum Allah > Islam kah kamu???

Islam kah kamu???

Jika anda menimba air di sumur, lalu memutar tali yg timbanya berisi air dengan tangan anda sebagai sumbu putarnya membentuk lingkaran di atas kepala anda, maka pada kecepatan tertentu air tersebut tidak akan tumpah dan membasahi pakaian yg anda kenakan saat itu.,,, hal yang sama juga terjadi pada tatanan tata surya, bumi berputar pada porosnya dengan kecepatan yg konstant (C) sambil mengitari matahari yang menunjukkan bentuk ketundukan suatu cipataan terhadap penciptanya (QS.3/83), lalu bagaimana jika variabel (C) tersebut nilainya berubah sedikit saja??? heheheh… mau berpegangan ama siapa, kemana, dan dimana kalian???, tapi tenang walaupun yg dilangit itu hanyalah benda ciptaan Tuhan tapi mereka tetap tunduk patuh dan berserah diri, suka maupun terpaksa koq ^^, sebab jika itu terjadi Allah mengingkari perkataan-Nya sendiri…(QS.67/3)
“Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu tidak akan melihat kekacauan pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah. Arahkanlah perhatianmu, adakah kamu temui suatu perpecahan?”

Lalu bagaimana dengan yg dibumi?? apakah Allah atau sang pencipta atau raja diraja itu juga memberikan nilai konstan (C) terhadap apa yg sedang berlangsung di bumi ini sejak zaman nabi Ibrahim sampai dengan zaman nabi Muhammad??? jawabnya di QS. 42/13, itulah variabel konstantnya (C)

Tumbuh-tumbuhan, hewan, serta apa yang ada pada jasad manusia itu adalah bentuk ketundukan suatu ciptaan kepada sang penciptanya, misalnya : kulit kepala yg di tumbuhi rambut yang memanjang itu merupakan bentuk ketundukan (aslama) yg secara sukarela, sedangkan alis yg tumbuhnya terbatas diatas kelopak mata itu merupakan ketundukan (aslama) yang secara terpaksa, daun yg berguguran pada saat-saat tertentu mau tak mau, suka apa tak suka, itulah bentuk ketundukan suatu ciptaan,..

Selanjutnya kesimpulan yg dapat ditarik dari uraian diatas adalah langit, bumi, hewan, tumbuhan, fisik manusia adalah bentuk keber-islam-an yg sesungguhnya, lalu apakah saya, anda, seluruh manusia di bumi ini dapat dipastikan Islam?? silahkan anda dicermati…

Dalam bulan ramadhan ini tentunya manusia berjuang melawan hawa nafsunya (hawahu), lalu esensi hawa nafsu yg dimaksud sebenarnya seperti apa?? pada dasarnya manusia sangat senang dipuji, dijunjung tinggi, melakukan hal-hal yg menurut takaran dia adalah hal benar entah konsep yg dibawakannya berasal dari mana, dalam rangka menjadikan dan membuat ilah-ilah yg lain bagi dirinya (QS. 7/3), sadar atau tanpa mereka sadari…semoga saja para sahabat dan rekan-rekanku bukan golongan yg demikian … puasanya batal lohhhhhhhhhhhh :P~

Salam…
Bask,

Categories: dinullah, hukum Allah
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: